Dalam industri farmasi, hipromelosa (HPMCHypromellose (METHOCEL™) dapat digunakan sebagai pengisi, pengikat, polimer pelapis tablet, dan eksipien utama untuk mengontrol pelepasan obat. Hypromellose telah digunakan dalam tablet selama lebih dari 60 tahun dan merupakan eksipien utama yang banyak digunakan dalam tablet matriks gel hidrofilik.
Banyak perusahaan farmasi menggunakan hipromelosa untuk pelepasan obat terkontrol, terutama dalam formulasi tablet matriks gel hidrofilik. Ketika berbicara tentang produk hipromelosa, Anda mungkin bertanya-tanya bagaimana cara memilihnya – terutama jika Anda mencari sesuatu yang ramah label dan berkelanjutan untuk dipasarkan kepada pelanggan Anda. Dalam panduan ini, kita akan membahas hal-hal penting yang perlu Anda ketahui tentang hipromelosa.
Apa itu hipromelosa?
Hipromellosa, juga dikenal sebagaihidroksipropil metilselulosa (HPMC), adalah polimer yang digunakan sebagai eksipien farmasi untuk mengontrol pelepasan obat dari tablet matriks gel hidrofilik oral.
Hipromellosa adalah material semi-sintetik yang berasal dari selulosa, polimer paling melimpah di alam. Beberapa sifat umumnya meliputi:
larut dalam air dingin
tidak larut dalam air panas
Nonionik
Larut secara selektif dalam pelarut organik.
. Reversibilitas, sifat gel termal
Hidrasi dan viskositas tidak bergantung pada pH.
Surfaktan
tidak beracun
Rasa dan aromanya lembut.
Resistensi enzim
Stabilitas rentang pH (2-13)
Dapat digunakan sebagai pengental, pengemulsi, pengikat, pengatur laju reaksi, dan pembentuk lapisan film.
Apa itu Tablet Matriks Gel Hidrofilik?
Tablet matriks gel hidrofilik adalah bentuk sediaan yang dapat mengontrol pelepasan obat dari tablet dalam jangka waktu yang lama.
Sediaan tablet matriks gel hidrofilik:
. relatif sederhana
Hanya membutuhkan peralatan kompresi tablet standar.
Mencegah pelepasan dosis obat secara tiba-tiba.
Tidak terpengaruh oleh kekerasan tablet atau gaya kompresi.
Pelepasan obat dapat disesuaikan sesuai dengan jumlah eksipien dan polimer.
Penggunaan hipromelosa dalam tablet matriks gel hidrofilik telah mendapat persetujuan regulasi yang luas, dan hipromelosa mudah digunakan serta memiliki catatan keamanan yang baik, yang telah dibuktikan oleh banyak penelitian. Hipromelosa telah menjadi pilihan terbaik bagi perusahaan farmasi untuk mengembangkan dan memproduksi tablet lepas lambat.
Faktor-faktor yang Mempengaruhi Pelepasan Obat dari Tablet Matriks:
Saat mendesain tablet lepas lambat, ada dua faktor utama yang perlu dipertimbangkan: formulasi dan pemrosesan. Ada juga sub-faktor yang perlu dipertimbangkan saat menentukan formulasi dan profil pelepasan produk obat akhir.
Rumus:
Faktor-faktor penting yang perlu dipertimbangkan untuk perkembangan awal:
1. Polimer (jenis substitusi, viskositas, jumlah dan ukuran partikel)
2. Obat-obatan (ukuran partikel dan kelarutan)
3. Bahan pengisi (kelarutan dan dosis)
4. Eksipien lainnya (penstabil dan penyangga)
Keahlian:
Faktor-faktor ini berkaitan dengan cara pembuatan obat tersebut:
1. Metode produksi
2. Ukuran dan Bentuk Tablet
3. Kekuatan tablet
4. Lingkungan pH
5. Pelapisan film
Cara kerja skeleton chips:
Tablet matriks gel hidrofilik dapat mengontrol pelepasan obat melalui lapisan gel, termasuk dua mekanisme difusi (bahan aktif yang larut) dan erosi (bahan aktif yang tidak larut), sehingga viskositas polimer sangat berpengaruh pada profil pelepasan. Dengan menggunakan hipromelosa, perusahaan farmasi dapat menggunakan teknologi tablet matriks gel hidrofilik untuk menyesuaikan profil pelepasan obat, memberikan dosis yang lebih efektif dan kepatuhan pasien yang lebih baik, sehingga mengurangi beban pengobatan pada pasien. Cara minum obat sekali sehari tentu lebih baik daripada pengalaman minum beberapa tablet beberapa kali sehari.
Waktu posting: 25 April 2024