Produk AnxinCel® Cellulose ether HPMC/MHEC dapat meningkatkan kualitas Mortar Kapur melalui keunggulan-keunggulan berikut: Memperpanjang waktu kerja. Meningkatkan kinerja pengerjaan, tidak lengket saat disekop. Meningkatkan ketahanan terhadap pengendapan dan kelembapan.
Selulosa eter untuk Mortar Kapur
Mortar kapur adalah campuran kapur, pasir, dan air. Mortar abu putih adalah mortar yang dibuat dengan mencampur pasta kapur dan pasir dalam proporsi tertentu, dan kekuatannya diperoleh sepenuhnya dari pengerasan kapur. Mortar abu putih hanya digunakan di lingkungan kering dengan persyaratan kekuatan rendah. Biayanya relatif rendah.
Kemudahan pengerjaan mortar mengacu pada apakah mortar mudah disebar menjadi lapisan tipis yang seragam dan kontinu pada permukaan pasangan bata, dll., dan terikat erat pada lapisan dasar. Termasuk dalam hal ini adalah fluiditas dan retensi air. Faktor-faktor yang memengaruhi fluiditas mortar terutama meliputi jenis dan jumlah bahan semen, jumlah air yang digunakan, serta jenis, bentuk partikel, ketebalan, dan gradasi agregat halus.
Selain itu, bahan-bahan ini juga digunakan dalam material campuran dan bahan tambahan. Variasi dan dosisnya saling berkaitan. Dalam keadaan normal, jika substrat berupa material berpori yang menyerap air, atau ketika konstruksi dilakukan dalam kondisi panas kering, sebaiknya dipilih mortar yang cair. Sebaliknya, jika alas menyerap lebih sedikit air atau dibangun dalam kondisi lembap dan dingin, sebaiknya dipilih mortar dengan fluiditas rendah.
| Rekomendasi Nilai: | Permintaan TDS |
| HPMC AK100M | klik disini |