1. Hidroksipropil metil selulosaLarut dalam air dingin, kelarutan dalam air panas akan mengalami kesulitan. Namun suhu gelasinya dalam air panas jauh lebih tinggi daripada metil selulosa. Kelarutan metil selulosa dalam air dingin juga meningkat pesat.
2. Viskositas hidroksipropil metil selulosa berhubungan dengan berat molekulnya, dan semakin besar berat molekulnya, semakin tinggi viskositasnya. Suhu juga akan memengaruhi viskositasnya, semakin tinggi suhu, semakin rendah viskositasnya. Namun, viskositas pada suhu tinggi lebih rendah daripada viskositas metil selulosa. Larutan ini stabil bila disimpan pada suhu kamar.
3. Hidroksipropil metil selulosa stabil terhadap asam dan basa, dan larutan airnya sangat stabil dalam kisaran pH=2~12. Natrium hidroksida dan air kapur tidak terlalu berpengaruh pada sifat-sifatnya, tetapi basa dapat mempercepat laju pelarutannya dan meningkatkan viskositas larutan. Hidroksipropil metil selulosa memiliki stabilitas terhadap garam umum, tetapi ketika konsentrasi larutan garam tinggi, viskositas larutan hidroksipropil metil selulosa cenderung meningkat.
4. Retensi air hidroksipropil metil selulosa bergantung pada jumlah penambahannya, viskositas, dan lain-lain. Tingkat retensi air pada jumlah penambahan yang sama lebih tinggi daripada metil selulosa.
5. Daya rekat hidroksipropil metil selulosa pada konstruksi mortar lebih tinggi daripada metil selulosa.
6. Hidroksipropil metil selulosamemiliki ketahanan enzim yang lebih baik daripada metil selulosa, dan kemungkinan degradasi enzimatik dalam larutan lebih rendah daripada metil selulosa.
Waktu posting: 26 April 2024