Seberapa banyak yang Anda ketahui tentang berbagai aplikasi selulosa dan turunannya?

Tentang Selulosa

Selulosa adalah polisakarida makromolekuler yang tersusun dari glukosa. Selulosa terdapat dalam jumlah besar pada tumbuhan hijau dan organisme laut. Selulosa merupakan bahan polimer alami yang paling tersebar luas dan terbesar di alam. Selulosa memiliki biokompatibilitas yang baik, dapat diperbarui, dan mudah terurai secara hayati, serta keunggulan lainnya. Melalui fotosintesis, tumbuhan dapat mensintesis ratusan juta ton selulosa setiap tahunnya.

Prospek Aplikasi Selulosa

Selulosa tradisional memiliki keterbatasan penggunaan luas karena sifat fisik dan kimianya, sedangkan material polimer alami selulosa memiliki sifat fungsional yang berbeda setelah diproses dan dimodifikasi, yang dapat memenuhi berbagai kebutuhan berbagai industri. Pemanfaatan fungsional material selulosa telah menjadi tren perkembangan alami dan pusat penelitian material polimer.

Turunan selulosa diproduksi melalui esterifikasi atau eterifikasi gugus hidroksil dalam polimer selulosa dengan reagen kimia. Berdasarkan karakteristik struktural produk reaksinya, turunan selulosa dapat dibagi menjadi tiga kategori: eter selulosa, ester selulosa, dan ester eter selulosa.

1. Selulosa eter

Selulosa eter adalah istilah umum untuk serangkaian turunan selulosa yang terbentuk melalui reaksi selulosa alkali dan zat eterifikasi dalam kondisi tertentu. Selulosa eter merupakan jenis turunan selulosa dengan berbagai macam tipe, bidang aplikasi yang luas, volume produksi yang besar, dan nilai penelitian yang tinggi. Aplikasinya mencakup banyak bidang seperti industri, pertanian, industri kimia sehari-hari, perlindungan lingkungan, kedirgantaraan, dan pertahanan nasional.

Eter selulosa yang sebenarnya digunakan secara komersial adalah: metil selulosa, karboksimetil selulosa, etil selulosa, hidroksietil selulosa, sianoetil selulosa, hidroksipropil selulosa dan hidroksipropil metilselulosa, dll.

2. Ester selulosa

Ester selulosa banyak digunakan di bidang pertahanan nasional, industri kimia, biologi, kedokteran, konstruksi, dan bahkan kedirgantaraan.

Ester selulosa yang sebenarnya digunakan secara komersial adalah: selulosa nitrat, selulosa asetat, selulosa asetat butirat, dan selulosa xantat.

3. Selulosa eter ester

Ester eter selulosa adalah turunan campuran ester-eter.

Bidang aplikasi:

1. Bidang farmasi

Turunan selulosa eter dan ester banyak digunakan dalam bidang kedokteran untuk pengentalan, eksipien, pelepasan berkelanjutan, pelepasan terkontrol, pembentukan film, dan tujuan lainnya.

2. Bidang pelapisan

Ester selulosa memainkan peran yang sangat penting dalam aplikasi pelapisan.Ester selulosadigunakan dalam bahan pengikat, resin yang dimodifikasi, atau bahan pra-film untuk memberikan lapisan dengan banyak sifat yang sangat baik.

3. Bidang teknologi membran

Selulosa dan material turunannya memiliki keunggulan berupa produksi besar, kinerja stabil, dan dapat didaur ulang. Melalui perakitan lapis demi lapis, metode inversi fasa, teknologi elektrospinning, dan cara lainnya, material membran dengan kinerja pemisahan yang sangat baik dapat disiapkan. Material ini banyak digunakan di bidang teknologi membran.

4. Sektor konstruksi

Eter selulosa memiliki kekuatan gel yang dapat kembali ke bentuk semula secara termal yang tinggi dan oleh karena itu berguna sebagai aditif dalam komponen konstruksi, seperti aditif perekat ubin berbasis semen.

5. Dirgantara, kendaraan energi baru, dan perangkat elektronik kelas atas

Material optoelektronik fungsional berbasis selulosa dapat digunakan dalam industri kedirgantaraan, kendaraan energi baru, dan perangkat elektronik canggih.


Waktu posting: 25 April 2024