1. Berapakah viskositas HPMC yang sesuai?
——Jawaban: Secara umum, 100.000 yuan sudah cukup untuk bubuk dempul. Persyaratan untuk mortar lebih tinggi, dan 150.000 yuan diperlukan agar mudah digunakan. Selain itu, fungsi terpenting HPMC adalah retensi air, diikuti oleh pengentalan. Pada bubuk dempul, selama retensi airnya baik dan viskositasnya rendah (70.000-80.000), itu juga memungkinkan. Tentu saja, semakin tinggi viskositasnya, semakin baik retensi airnya. Ketika viskositas melebihi 100.000, viskositas akan memengaruhi retensi air. Tidak banyak lagi.
2. Apa saja indikator teknis utama dariHPMC?
——Jawaban: Kandungan hidroksipropil dan viskositas, sebagian besar pengguna memperhatikan kedua indikator ini. Yang memiliki kandungan hidroksipropil tinggi umumnya memiliki retensi air yang lebih baik. Yang memiliki viskositas tinggi memiliki retensi air yang lebih baik, secara relatif (bukan absolut), dan yang memiliki viskositas tinggi lebih baik digunakan dalam mortar semen.
3. Apa fungsi utama penerapan HPMC dalam bubuk dempul, dan apakah hal itu terjadi secara kimiawi?
——Jawaban: Dalam bubuk dempul, HPMC memainkan tiga peran yaitu pengentalan, retensi air, dan konstruksi. Pengentalan: Selulosa dapat mengentalkan untuk menangguhkan dan menjaga larutan tetap seragam di bagian atas dan bawah, serta mencegah pengendapan. Retensi air: membuat bubuk dempul mengering perlahan, dan membantu kalsium karbonat bereaksi di bawah pengaruh air. Konstruksi: Selulosa memiliki efek pelumas, yang dapat membuat bubuk dempul memiliki konstruksi yang baik. HPMC tidak berpartisipasi dalam reaksi kimia apa pun, tetapi hanya berperan sebagai pendukung. Menambahkan air ke bubuk dempul dan mengoleskannya ke dinding adalah reaksi kimia, karena zat baru terbentuk. Jika Anda menghilangkan bubuk dempul dari dinding, menggilingnya menjadi bubuk, dan menggunakannya lagi, itu tidak akan berfungsi karena zat baru (kalsium karbonat) telah terbentuk. Komponen utama bubuk kalsium abu adalah: campuran Ca(OH)2, CaO dan sejumlah kecil CaCO3, CaO+H2O=Ca(OH)2 —Ca(OH)2+CO2=CaCO3↓+H2O. Kalsium abu berada dalam air dan udara di bawah pengaruh CO2, menghasilkan kalsium karbonat, sedangkan HPMC hanya menahan air, membantu reaksi kalsium abu yang lebih baik, dan tidak ikut serta dalam reaksi apa pun.
4. HPMC adalah eter selulosa non-ionik, jadi apa yang dimaksud dengan non-ionik?
——Jawaban: Secara sederhana, non-ion adalah zat yang tidak akan terionisasi dalam air. Ionisasi mengacu pada proses di mana elektrolit terurai menjadi ion bermuatan yang dapat bergerak bebas dalam pelarut tertentu (seperti air, alkohol). Misalnya, natrium klorida (NaCl), garam yang kita makan setiap hari, larut dalam air dan terionisasi menghasilkan ion natrium (Na+) yang bermuatan positif dan ion klorida (Cl-) yang bermuatan negatif. Dengan kata lain, ketika HPMC ditempatkan dalam air, ia tidak akan terurai menjadi ion bermuatan, tetapi berada dalam bentuk molekul.
5. Apakah ada hubungan antara tetesan bubuk dempul dan HPMC?
——Jawaban: Kehilangan bubuk dempul terutama berkaitan dengan kualitas kalsium abu, dan sedikit hubungannya dengan HPMC. Kandungan kalsium yang rendah pada kalsium abu dan rasio CaO dan Ca(OH)2 yang tidak tepat dalam kalsium abu akan menyebabkan kehilangan bubuk. Jika ada hubungannya dengan HPMC, maka jika retensi air HPMC buruk, itu juga akan menyebabkan kehilangan bubuk.
6. Bagaimana cara memilih yang sesuai?HPMCuntuk tujuan yang berbeda?
——Jawaban: Penggunaan bubuk dempul: persyaratannya relatif rendah, dan viskositas 100.000 sudah cukup. Yang penting adalah menjaga agar tetap lembap. Penggunaan mortar: persyaratan lebih tinggi, viskositas tinggi, 150.000 lebih baik. Penggunaan lem: dibutuhkan produk instan dengan viskositas tinggi.
Waktu posting: 25 April 2024