Peran bubuk lateks dalam sistem insulasi dinding eksterior dan perekat ubin

Insulasi eksternal dinding luar adalah dengan melapisi bangunan dengan lapisan insulasi termal. Lapisan insulasi termal ini tidak hanya harus menjaga panas, tetapi juga estetis. Saat ini, sistem insulasi dinding luar di negara kita terutama meliputi sistem insulasi papan polistirena yang diperluas, sistem insulasi papan polistirena yang diekstrusi, sistem insulasi poliuretan, sistem insulasi partikel polistirena bubuk lateks, sistem insulasi manik-manik vitrifikasi anorganik, dll. Insulasi termal eksternal tidak hanya cocok untuk bangunan pemanas di daerah utara yang membutuhkan pengawetan panas di musim dingin, tetapi juga untuk bangunan ber-AC di daerah selatan yang membutuhkan insulasi panas di musim panas; cocok untuk bangunan baru dan renovasi hemat energi bangunan yang sudah ada; renovasi rumah tua.

① Pengaruh penambahan bubuk lateks yang dapat didispersikan kembali pada adukan semen yang baru dicampur untuk sistem insulasi dinding luar:

A. Perpanjang jam kerja;

B. Meningkatkan kinerja retensi air untuk memastikan hidrasi semen;

C. Meningkatkan kemudahan pengerjaan.

② Pengaruh penambahan bubuk lateks yang dapat didispersikan kembali pada mortar yang mengeras dari sistem insulasi dinding luar:

A. Daya rekat yang baik pada papan polistirena dan substrat lainnya;

B. Fleksibilitas dan ketahanan benturan yang sangat baik;

C. Permeabilitas uap air yang sangat baik;

D. Hidrofobisitas yang baik;

E. Ketahanan cuaca yang baik.

Munculnya perekat ubin, sampai batas tertentu, menjamin keandalan pemasangan ubin. Kebiasaan dan metode konstruksi yang berbeda memiliki persyaratan kinerja konstruksi yang berbeda untuk perekat ubin. Dalam konstruksi pemasangan ubin domestik saat ini, metode pemasangan tebal (perekat tradisional) masih menjadi metode konstruksi utama. Ketika metode ini digunakan, persyaratan untuk perekat ubin adalah: mudah diaduk; mudah diaplikasikan, tidak lengket pada pisau; viskositas yang lebih baik; dan daya tahan terhadap selip yang lebih baik. Dengan perkembangan teknologi perekat ubin dan peningkatan teknologi konstruksi, metode sekop (metode pemasangan tipis) juga secara bertahap diadopsi. Dengan menggunakan metode konstruksi ini, persyaratan untuk perekat ubin adalah: mudah diaduk; tidak lengket pada pisau; kinerja anti-selip yang lebih baik; daya basah yang lebih baik pada ubin, dan waktu pengeringan yang lebih lama.

① Pengaruh penambahan bubuk lateks yang dapat didispersikan kembali pada adukan semen perekat ubin yang baru dicampur:

A. Memperpanjang waktu kerja dan waktu yang dapat disesuaikan;

B. Meningkatkan kinerja retensi air untuk memastikan hidrasi semen;

C. Meningkatkan ketahanan terhadap pengendapan (bubuk lateks modifikasi khusus)

D. Meningkatkan kemudahan pengerjaan (mudah dipasang pada substrat, mudah menekan ubin ke perekat).

② Pengaruh penambahan bubuk lateks yang dapat didispersikan kembali pada pengerasan mortar perekat ubin:

A. Memiliki daya rekat yang baik pada berbagai substrat, termasuk beton, plester, kayu, ubin lama, PVC;

B. Tanaman ini memiliki kemampuan beradaptasi yang baik dalam berbagai kondisi iklim.


Waktu posting: 16 Maret 2023