Eter selulosa yang umum digunakan meliputi HEC, HPMC, CMC, PAC, MHEC, dan sejenisnya. Eter selulosa non-ionik yang larut dalam air memiliki daya rekat, stabilitas dispersi, dan kapasitas retensi air, dan merupakan aditif yang umum digunakan untuk bahan bangunan. HPMC, MC, atau EHEC digunakan dalam sebagian besar konstruksi berbasis semen atau gipsum, seperti mortar pasangan bata, mortar semen, lapisan semen, gipsum, campuran semen, dan dempul susu, dll., yang dapat meningkatkan dispersibilitas semen atau pasir dan sangat meningkatkan daya rekat, yang sangat penting untuk plester, semen ubin, dan dempul. HEC digunakan dalam semen, tidak hanya sebagai penghambat pengerasan, tetapi juga sebagai agen penahan air. HEHPC juga memiliki aplikasi ini.
Produk hidroksipropil metilselulosa (HPMC) menggabungkan banyak sifat fisik dan kimia menjadi produk unik dengan berbagai kegunaan dan karakteristik:
Kemampuan menahan air: Dapat menahan air pada permukaan berpori seperti papan semen dinding dan batu bata.
Pembentukan lapisan film: Dapat membentuk lapisan film yang transparan, kuat, dan lembut dengan ketahanan terhadap lemak yang sangat baik.
Kelarutan organik: Produk ini larut dalam beberapa pelarut organik, seperti campuran etanol/air, propanol/air, dikloroetana, dan sistem pelarut yang terdiri dari dua pelarut organik dengan proporsi yang sesuai.
Gelasi termal: Ketika larutan berair suatu produk dipanaskan, akan terbentuk gel, dan gel yang terbentuk akan kembali menjadi larutan ketika didinginkan.
Aktivitas permukaan: Memberikan aktivitas permukaan dalam larutan untuk mencapai emulsifikasi dan koloid pelindung yang dibutuhkan, serta stabilisasi fase.
Suspensi: Hidroksipropil metilselulosa mencegah partikel padat mengendap, sehingga menghambat pembentukan sedimen.
Koloid Pelindung: Mencegah tetesan dan partikel menyatu atau menggumpal.
Larut dalam Air: Produk ini dapat dilarutkan dalam air dalam berbagai jumlah, dengan konsentrasi maksimum hanya dibatasi oleh viskositasnya.
Inertness non-ionik: Produk ini adalah eter selulosa non-ionik yang tidak bergabung dengan garam logam atau ion lain untuk membentuk endapan yang tidak larut.
Stabilitas asam-basa: cocok untuk digunakan dalam kisaran pH 3,0-11,0.
Waktu posting: 22 September 2022